
Membuat Kamar Mandi Anda Benar-Benar Hangat (Tanpa Rasa Dingin)
Sejujurnya, tidak ada yang lebih buruk daripada keluar dari kamar mandi setelah mandi dengan air panas, lalu masuk ke kamar mandi yang bersuhu sangat dingin. Hal ini tentu akan merusak suasana di sana. Itulah mengapa pemanas inframerah tahan air sangat berguna. Kebanyakan pemanas hanya mengeluarkan udara hangat, dan udara tersebut akan hilang begitu pintu dibuka. Namun, pemanas inframerah berbeda. Pemanas ini tidak membutuhkan udara; panasnya langsung disalurkan ke tubuh Anda dan permukaan di sekitar Anda. Rasanya seperti berada di bawah sinar matahari pada hari musim gugur yang cerah.
Bagaimana Cara Kerja Pemanas “Pintar” Ini?
Jika Anda ingin kamar mandi Anda terasa hangat sejak Anda bangun tidur, maka penggunaan saklar biasa tentu tidak cukup. Anda perlu menghubungkan pemanas ini ke relay pintar atau kontroler IoT yang dapat bekerja sama dengan sistem Wi-Fi atau Zigbee Anda. Saat Anda menekan tombol di ponsel, sinyal akan dikirim ke relay tersebut, sehingga pemanas pun menyala. Yang terbaik adalah tidak perlu menunggu lama. Pemanas ini akan mencapai suhu maksimum dalam beberapa detik saja. Anda tinggal mengaktifkan pemanas melalui aplikasi, lalu Anda akan merasa hangat. Sangat mudah.
Hal-Hal Penting yang Perlu Diperhatikan (Keamanan Terlebih Dahulu)
Kamar mandi merupakan tempat yang ideal untuk merusak peralatan elektronik. Akibat uap air dan percikan air, peralatan elektronik bisa rusak dengan cepat. Oleh karena itu, gunakan peralatan yang memiliki rating IPX4 atau lebih baik. Hal ini akan mencegah air masuk ke dalam peralatan, sehingga risiko korsleting listrik dapat dihindari saat Anda menyikat gigi. Di dalam peralatan ini, biasanya terdapat tabung kuarsa yang berisi gas halogen. Inilah yang membuat panasnya begitu intens. Tips penting: jangan gunakan relay berkualitas rendah. Pemanas ini membutuhkan daya yang besar (biasanya antara 800W hingga 2000W per tabung). Jika Anda menggunakan relay berkualitas rendah, arus listrik yang besar bisa merusaknya. Pilihlah relay yang berkualitas tinggi.
Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan
Menambahkan fitur “pintar” pada pemanas memang bagus, tetapi hal ini juga menambah kerumitan dalam hal kabel listrik. Anda tidak boleh sembarangan meletakkan kontroler tersebut. Simpanlah di tempat yang kering atau dalam kotak tertutup. Pastikan juga ada cara untuk mengaktifkan pemanas secara manual. Jika sistem Wi-Fi Anda gagal berfungsi, Anda masih perlu bisa mengaktifkan pemanas secara manual. Selain itu, perhatikan juga beban listrik di rumah Anda. Jika Anda memasang empat atau lima pemanas sekaligus, Anda mungkin akan sering melihat panel pemutus listrik Anda berfungsi. Pastikan kabel listrik di rumah Anda mampu menahan beban tersebut sebelum Anda memasang banyak pemanas.